Warga Gianyar Harus Waspada dan Taati Pemerintah

9 Views

GIANYAR – fajarbali.com | Kabupaten Gianyar yang sebelumnya dinyatakan zero positif corona, Senin malam lalu diumumkan 2 warga warga Gianyar positif Corona. Informasi ini dari Satgas Covid-19 Gianyar, melalui update data terbaru terkait adanya pasien positif corona di Gianyar.

 

 

Website resmi Satgas Covid-19 Gianyar memaparkan terdapat 576 Orang Dalam Pengawasan (ODP), 54 Orang Tanpa Gejala (OTG), 15 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 2 orang telah dinyatakan positif. Ketua Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya, saat dikonfirmasi Selasa (31/3/2020) membenarkan terdapat dua orang warga asal Kabupaten Gianyar positif Covid-19.

 

Sekda Wisnu Wijaya tidak menampik jika dua orang pasien tersebut sempat dirawat di Kabupaten Gianyar dan mereka memiliki riwayat sebagai ABK Dikapal Pesiar. “Memang sempat dirawat di Gianyar, tapi sudah dirujuk ke RS Sanglah,” jelasnya singkat. Ditambahkannya, dua pasien tersebut telah memasuki klaster dari ODP, PDP, dan tarakhirnya dinyatakan postif. Saat ini kedua pasien tersebut dirawat di RSUP Sanglah Denpasar. Kedua pasien positif merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang beralamat Kecamatan Sukawati dan Kecamatan Ubud.  

 

Lebih lanjut, Wisnu Wijaya menegaskan, dengan adanya dua warga positif ini, masyarakat Gianyar harus lebih waspada. Melihat pergeseran penyebaran covid-19, “Jika dulu dari migran, sekarang sudah kontak dengan warga lokal, jadi sekarang harus lebih waspada,” tegasnya. Sekda juga menghimbau kembali kepada masyarakat Gianyar, selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Jangan keluar sementara waktu jika tidak ada hal penting. “Bila keluar rumah, sampai di rumah harus cuci tangan dan semprotkan disinfektan atau handzenitiser,” harapnya.(gds).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Karya Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga Ditunda

Rab Apr 1 , 2020
9 ViewsGIANYAR – fajarbali.com | Lantaran adanya wabah pandemi Covid-19, Karya Padudusan Agung lan Ida Bhatara Tedun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Desa Bedulu, Blahbatuh ditunda pelaksanaannya. Sebelumnya, karya agung tersebut direncanakan 6 Mei 2020. Walalu demikian, piodalan tetap dilakukan secara sederhana tanpa menghilangkan makna dan hanya melibatkan pengayah secara […]