Selanjutnya, prosesi Atma Wedana Maligia Punggel diikuti sebanyak 297 sawa. Selain rangkaian Pitra Yadnya, pelaksanaan karya juga dirangkaikan dengan upacara metatah yang diikuti sebanyak 332 peserta. “Rangkaian acara diawali dengan prosesi ngaben pada 3 September, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian Atma Wedana yang dimulai pada 6 September,” jelas I Ketut Wisna.
Ditambahkan, prosesi Mesasab di Segara Padang Galak juga akan dilaksanakan secara kolektif dan diikuti sebanyak 508 peserta. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian upacara sebelum memasuki puncak Atma Wedana Maligia Punggel yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026.
"Seluruh rangkaian Karya Atiwa-Tiwa ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Pihak panitia bersama prajuru Desa Adat Kesiman juga berharap pelaksanaan karya dapat berjalan labda karya serta memberikan kerahayuan bagi seluruh krama dan umat yang terlibat," ujarnya. (Car)










