Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini menambahkan Pancasila sebagai ideologi yang disepakati bersama para pendiri bangsa, saat ini mulai banyak diancam oleh ideologi lain, radikalisme dan pemikiran sempit. “Kita punya kewajiban, jika ada pembiaran dari kita sebagai organisasi yang berwatak pejuang maka itu salah besar. Ancaman terhadap NKRI harus berani kita hadapi, kita harus punya sikap,” tegas Agum.
Dalam acara yang dihadiri pula pengurus dan penasehat Pepabri Kabupaten/Kota se-Bali ini juga nampak pula perwakilan Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali serta dewan penasehat LVRI dan Pepabri Bali. (rl/dj)










