Melalui dialog ini, diharapkan seluruh pilar-pilar sosial di Bali semakin solid dalam mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sinergi antar instansi guna menciptakan solusi yang berkelanjutan dalam penanganan masalah sosial.
Sementara itu Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengajak teman-teman pendamping dan pilar sosial untuk bekerja dengan disiplin. Tidak hanya disiplin tepat waktu, tapi juga mau menggunakan prosedur-prosedur yang telah ditentukan, taat kepada kode etik dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang. "Saya minta kepada teman-teman yang bekerja, tidak melanggar ketentuan, melanggar prosedur, dan kerja dengan disiplin, meskipun tidak ada insentif, tetap disiplin. Biasakan kolaborasi, tentunya yang pertama dengan pemerintah daerah, harus bisa melakukan kolaborasi, dan juga dengan elemen-elemen lain, dengan pendamping-pendamping yang lain, dan saya harapkan teman-teman PKH akan ikut pengarahan bersama saya dengan BPS, nanti akan ketemu dengan relawan-relawannya BPS," ucapnya.
Ia juga mengungkapkan, pada saatnya akan ketemu dengan pendamping desa, bertemu dengan pendamping-pendamping dari BKKBN, atau kader-kader kesehatan, kader-kader lingkungan. "Supaya di bawah itu jadi satu, maka Presiden itu tidak menginginkan ada Superman, yang ada adalah Superteam. Maka dari itu Presiden membuat team-building, membangun team, untuk kepentingan bangsa, untuk kepentingan negara. Karena itu kita harus menjadi satu team besar, tidak lagi ego sektoral. Sekarang adalah harus kolaborasi, kerja bersama saling memperkuat di tingkat basis," ungkapnya.W-004










