"KKN ini untuk menggali dan membangkitkan potensi yang ada di Desa Apuan. Kemudian kami angkat, dipublikasikan agar terkenal, sehingga masyarakat tahu potensi kearifan lokal yang dimiliki di desa ini," ujarnya.
Menurutnya, terdapat beberapa potensi yang akan diangkat. Mulai dari Tibu Mana, Tirta Empul, Seni Arja, serta potensi lainnya. "Lokasi desa ini juga sangat strategis. Dekat dengan Desa Penglipuran maupun Kintamani," pungkasnya.
Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara menambahkan, melalui KKN ini mahasiswa belajar dan terjun ke masyarakat.
"Kenapa kami pilih pedesaan, karena kita ingin mahasiswa menyatu dengan masyarakat. Dengan terjun langsung, mereka tidak akan lupa tentang pengalaman yang mereka dapatkan," harapnya.
Camat Susut, I Dewa Putu Apriyanta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UPMI karena telah melakukan KKN selama satu bulan, hingga 30 Desember 2022.
Pihaknya berharap dengan Baksos UPMI di Juli 2022 yang dilanjutkan dengan KKN ini berlangsung lancar dan aman, serta menjaga ketertiban. "Buatlah kenangan yang baik untuk warga desa maupun mahasiswa KKN," kata dia. (Gde)










