Vespa Batik, Representasi Sempurna Kebanggaan dan Warisan Dua Budaya, Indonesia dan Italia

(Last Updated On: )

Vespa Batik Special Edition yang premium dan unik – perpaduan yang membanggakan dari dua budaya ikonik dan kekayaan warisan asal Indonesia dan Italia, Batik dan Vespa.

DENPASAR – fajarbali.com |Piaggio Group, melalui anak perusahaannya, PT Piaggio Indonesia, membuka Pabrik Piaggio Group perdananya di Indonesia seraya memperkenalkan Vespa Batik untuk pertama kalinya, yang juga produk Vespa pertama yang sepenuhnya terinspirasi oleh negara dan budaya tertentu sebagai persembahan spesial untuk masyarakat Indonesia.

Vespa Batik Special Edition merupakan wujud kreativitas PT Piaggio Indonesia bersama rumah desain batik premium Iwan Tirta Private Collection, yang mengemban misi mulia untuk melestarikan warisan batik melalui desain batik yang premium dan inovatif. Melalui proyek ini, merek Vespa terus menyelaraskan diri agar relevan dengan pasar lintas generasi.

Marco Noto La Diega, Country Head PT Piaggio Indonesia, mengatakan, “Vespa Batik Special Edition adalah karya seni Italia dan Indonesia yang sesungguhnya, yang dipersembahkan bagi bangsa Indonesia untuk merayakan keberagaman budaya yang disatukan oleh perspektif warisan yang modern melalui Vespa dan desain Batik. Perpaduan ini menjadi manifestasi sempurna bagi masyarakat Indonesia yang menjadi pengingat bagaimana PT Piaggio Indonesia akan terus berkomitmen, relevan, dan sepenuh hati melayani pelanggan setia kami di Indonesia, baik di masa lalu, sekarang, dan masa depan.”

Desain Vespa Batik Special Edition Batik sendiri tidak dapat dipungkiri merupakan kebanggaan dan warisan bangsa Indonesia, sebagai sebuah seni dengan teknik pewarnaan malam (lilin) berusia lebih dari seabad, yang diakui oleh UNESCO (United Nations Education, Scientific and Cultural Organization) pada tahun 2009 sebagai “Budaya Tak Benda Warisan Manusia” asal Indonesia.

Sinergi antara Vespa dan desain Batik menghadirkan Vespa Batik Special Edition yang premium dan unik – perpaduan yang membanggakan dari dua budaya ikonik dan kekayaan warisan asal Indonesia dan Italia, Batik dan Vespa.

Konsep fantastis ini dirancang untuk sepenuhnya merebut hati pasar Indonesia yang mewakili  kebanggaan atas negara kepulauan Indonesia, serta sangat relevan bagi para pecinta otomotif, seni, dan gaya hidup premium Tanah Air, Pola batik disematkan pada Vespa Batik Special Edition merupakan adaptasi dari pola tradisional “Tambal Jagad”. Pola ini memiliki makna filosofis yang mendalam dengan menggambarkan kolase berbagai pola batik tradisional, yang terinspirasi oleh beragam latar belakang dan budaya, mewakili Indonesia sebagai negara kepulauan.

Desain pola yang melekat pada Vespa Batik menampilkan perpaduan 7 pola tradisional yang  melambangkan keragaman budaya dari Sabang sampai Merauke, yang mewakili luas wilayah Indonesia dari Barat ke Timur.

Adapun, ketujuh motif dan filosofi batik tersebut adalah:

  1. Sokowani – dari area Sumatra: simbol pesona dan kharisma
  2. Megamendung – dari Jawa Barat: simbol kemakmuran dan sumber kehidupan
  3. Kawung – dari Jawa Tengah: simbol kepemimpinan dan kebijaksanaan
  4. Perisai – dari area Kalimantan: simbol perlindungan dan kegigihan
  5. Poleng – dari Bali: simbol keseimbangan hidup
  6. Tenun Ikat Menjangan – dari area Nusa Tenggara: simbol penghormatan kepada leluhur
  7. Ayam Kasuari – dari area Papua: simbol kekuatan dan umur Panjang.

Vespa Batik ditawarkan satu set lengkap dengan Genuine Vespa Batik helmet yang eksklusif dan top box Vespa Batik dengan warna dasar Green Relax yang dikagumi oleh semua penggemar Vespa.

“Kami berterima kasih atas dukungan para pelanggan setia di Indonesia dan pecinta gaya hidup premium sejak hari pertama kami hadir di negara ini. Kami mempersembahkan Vespa Batik Special Edition yang terinspirasi, dirancang, dan dirakit di Indonesia untuk masyarakat Indonesia, untuk semakin mengukuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, dan pada saat yang sama, dengan bangga membawa dan merangkul konsep Vespa ‘Dari Indonesia Untuk Indonesia’,” ungkap Marco Noto La Diega. (Sud)

Next Post

Suyasa Apresiasi Capaian Perumda Tirta Hita Lampaui Target

Jum Jan 27 , 2023
(Last Updated On: ) Rapat Direksi Evaluasi Laporan Triwulan (TW) IV tahun 2022 bertempat di Smart Room Perumda Air Minum Tirta Hita, Kamis (26/1).  SINGARAJA – fajarbali.com |Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa selaku Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Hita Kabupaten Buleleng menghadiri Rapat Direksi […]
BULELENG, Rapat Direksi Evaluasi Laporan Triwulan (TW) IV tahun 2022(1)

Berita Lainnya