Race kedua yang berlangsung pada Minggu (20/8) sempat tertunda akibat gerimis di beberapa bagian area sirkuit dan cuaca yang tidak menentu. Hal ini membuat pebalap harus dapat mengatur strategi balapan yang lebih tepat. Di empat lap awal, Veda Ega Pratama berjuang keras mempertahankan posisi tiga besar bersama dengan lima pebalap lainnya. Memasuki lap kelima, ia bersama satu pebalap lainnya berhasil meninggalkan rombongan di belakang. Pada lap kesembilan, Veda mampu meninggalkan pebalap lainnya dan berakhir finis pada posisi pertama dengan rentang jarak 2:399 detik dari pebalap di belakang.
“Alhamdulillah saya mampu meraih hasil maksimal pada seri perdana IATC 2023. Saya berusaha fokus dan akhirnya bisa mengejar dan perlahan mulai meninggalkan rider lain. Kemenangan ini saya persembahkan sebagai kado ulang tahun untuk Republik Indonesia yang ke-78 dan tentunya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mendukung perjuangan saya,” ujar Veda.
Reykat Fadilah yang sejak awal balapan berjuang di rombongan pertama dengan menempati posisi keenam harus mengakhiri balapan pada lap kelima karena terkendala teknis sepeda motor. Chessy Meilandri bersama rombonganya bersaing ketat untuk perebutan 10 besar. Ia sempat berada di posisi ke-17 pada awal balap dan menjelang empat lap terakhir, Chessy berhasil merangsek masuk ke posisi 12 hingga akhir balapan.
Hasil dari dua race ini membuat Veda bertengger pada posisi kedua klasemen sementara dengan catatan poin yang sama dengan posisi pertama yakni 45. Sedangkan Reykat dan Cheesy menempati posisi ke-11 dan ke-13 dengan raihan poin 11 dan 5.










