Pelaksanaan workshop ini diharapkan menjadi momentum bagi para peserta untuk lebih saling mengenal satu sama lain, utamanya bagi UPT/Pusat Bahasa yang baru bergabung dengan FILBA dan tentunya menjadi wadah untuk berbagi ilmu khususnya penerapan IT dalam bahasa sebagai salah satu upaya menghadapi disrupsi budaya. "Besar harapan saya, bapak/ibu mendapatkan pengetahuan yang luas dalam kegiatan ini, di mana nantinya dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing, baik sebagai akademisi ataupun professional dalam bidang Bahasa," ujar Ketua UPT Bahasa.
Sementara itu Ketua FILBA Nasional Dr. Soni T. Tandiana, S.Pd., dalam hal ini menyampaikan, perkembangan FILBA dari tahun ke tahun sangatlah signifikan, kegiatan workshop yang dilaksanakan setahun dua kali dan yang sekarang ini diselenggarakan di Universitas Udayana Bali, dan tahun depan akan selenggarakan di Universitas Negeri Medan dan Universitas Indonesia. Workshop kali ini mengambil tema "Apliaksi IT dalam Bahasa Menghadapi Disrupsi Budaya".
Di FILBA tersebut dibagi menjadi tiga wilayah yaitu mussyawarah wilayah barat, pengurus wilayah tengah dan pengurus wilayah timur. Pengurus wilayah barat kepemilihan pengurusannya dilaksanakan pada saat rakernas di bulan Januari yang diselenggarakan di ITB Bandung, sedangkan besok akan diselenggarakan musyawarah pengurus wilayah timur dan untuk bulan Juni yang akan datang pemilihan pengurus wilayah tengah, sedangkan pemilihan musyawarah nasional dan pemilihan pelantikan kepengurusan dilakukan pada bulan Desember awal tahun 2022 kemarin.










