Upaya “Zero” Kecelakaan saat Arus Mudik

Jasa Raharja

Disebutkan untuk titik atau posko mudik tersebar di Bali ada sebanyak 47 titik. Personel Jasa Raharja juga disebar di seluruh titik yang bekerja sama dengan stakeholder terkait seperti Pemda, Kepolisian maupun Dishub.

Terkait jalur rawan di Bali, pihaknya mengimbau agar para pemudik tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan jika kondisi atau situasi kurang baik. Demi keselamatan, jika lelah atau kondisi kurang bagus agar beristirahat terlebih dahulu di posko-posko yang ada.

"Kalau lelah jangan memaksakan diri. Misalnya macet, agar istirahat dulu di posko-posko jangan dipaksakan demi keselamatan dan kenyamanan sampai tujuan," imbuhnya.

Selain itu, berkaca dari mudik-mudik sebelumnya, jumlah angka kecelakaan di Provinsi Bali masih tergolong relatif normal meski tetap terjadi kecelakaan, namun tidak begitu fatal. Untuk tahun ini, Abubakar berharap agar zero kecelakaan bagi pemudik.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, Jasa raharja juga menambahkan pengadaan sarana dan prasarana dalam rangka pencegahan kecelakaan bagi pemudik berupa pengadaan rambu darat, rambu laut, convex mirror, traffic kone, barikade, papan informasi kecelakaan, lampu strobo, life jaket, helm, dan tenda kerucut.

 Terkait titik rawan, Jasa Raharja akan masang lampu strobo di titik-titik rawan kecelakaan. Tujuan pemasangan lampu strobo tersebut agar pengendara lebih berhati hati di titik-titik rawan tersebut. Dengan demikian kecelakaan dapat diminimalisir.

"Kecelakaan di Bali 90 persen pengendara sepeda motor. Kami harap masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor, namun menggunakan angkutan umum saat mudik demi aman dan nyaman saat mudik," kata Abubakar. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top