Sementara itu, Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Wisnumurti, menilai audit surveillance menjadi momentum penting untuk mengukur efektivitas penerapan standar manajemen pendidikan di lingkungan kampus. Ia menekankan bahwa keberadaan ISO memungkinkan seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan terukur secara sistematis, mulai dari proses pembelajaran hingga dukungan sarana dan prasarana.
“Penilaian oleh lembaga independen memberikan objektivitas sekaligus masukan konstruktif bagi pengembangan universitas ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan surveillance tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga ruang refleksi bagi institusi dalam meningkatkan standar manajemen pendidikan secara berkelanjutan.
Melalui audit ini, Universitas Warmadewa menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan secara konsisten. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi institusi dalam mencetak lulusan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global. (rel)










