Unud Sosialisasikan Dies Natalis Ke-60 dan Kenalkan Sembilan Guru Besar Baru

Unud 1-5862d407

Rektor menjelaskan, dalam beberapa tahun ini Universitas Udayana telah berhasil melahirkan guru besar dengan jumlah yang cukup banyak. “Seyogyanya bukan jumlah yang diharapkan, melainkan bagaimana guru besar dicapai di usia yang lebih muda di bawah 40 tahun, ini menjadi tantangan kita ke depan,” ujarnya.

Rektor juga menyosialisasikan penyelenggaraan Dies Natalis ke-60 yang rangkaiannya berlangsung selama bulan Agustus-September ini, dimana akan ada pengagugerahan Udayana Award untuk Menkopolhukam atas kontribusi beliau atas pengembalian aset-aset Unud. Di samping itu juga akan dibentuk Dewan Akademik Internasional yang diisi oleh belasan profesor dari seluruh dunia untuk menunjang internasionalisasi Unud dimana sudah ada 43 usulan dan yang direkomendasi ada 11 orang serta 7 orang sudah siap.

“Saat ini kita bersiap menuju PTN Berbadan Hukum (BH) yang harapannya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan tata kelola,” jelasnya.

Ketua Forum Guru Besar Unud, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD menjelaskan, guru besar yang akan dikukuhkan pada September mendatang akan bergabung ke divisi-divisi pada Forum Guru Besar sesuai disiplin keilmuan.

“Mudah-mudahan para Guru Besar bisa menjadi panutan karena tantangan sudah berubah, di satu sisi berkutat dengan ilmu pengetahuan dan institusi, di sisi lain juga harus berkiprah di luar kampus,” ungkapnya.

Kemudian menjadi PTN BH tantangannya akan lebih berat lagi, kita harus mengantisipasinya dengan sikap dan kemauan untuk memajukan institusi dan Guru Besar salah satu motor penggeraknya. Forum Guru Besar hadir guna mewadahi sumbangsih pemikiran guru besar Unud dalam rangka memajukan universitas dan masyarakat. (rl)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top