Kegiatan WMK yang sudah berjalan yakni Pre immersion (kuliah umum daring dan online, serta asynchronous), Immersion (magang dan mentorship), Post immersion (boot camp) yang sudah berjalan, serta expo dan investment summit yang dikombinasikan dengan talk show yang dilaksanakan saat ini yang diikuti dan terbagi dalam 70 kelompok. Keunggulan program WMK adalah memberikan model pembelajaran kewirausahaan yang komprehensif di luar kampus, pengakuan 20 SKS, pembelajaran langsung oleh ahli atau praktisi bisnis, meningkatnya kolaborasi Perguruan Tinggi dengan dunia usaha, serta meningkatkan relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
"Pelaksanaan program WMK di Universitas Udayana secara umum sudah berjalan dengan baik sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Walaupun ada beberapa kelemahan sebagai evaluasi kita bersama, antara lain kesiapan peserta mengikuti proses pembelajaran masih rendah, konversi 20 SKS masih menjadi terkendala di beberapa Prodi, platform digital manajemen program belum berjalan dengan baik. Strategi pelaksanaan yang diambil antara lain memperbaiki proses rekrutmen, mengawal jaminan proses konversi 20 SKS, dan menyiapkan institusi dalam kemandirian penyelenggaraan WMK," ujar Dr. Sardiana.
Sementara Wakil Rektor Prof. I Ketut Sudarsana dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat menjadi momen yang memperkuat tekad kita untuk menjadi pelaku perubahan, penggerak inovasi, dan pencetus solusi bagi berbagai tantangan pada era ini.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Expo dan Investment Summit Program Wirausaha Merdeka merupakan wadah yang luar biasa bagi kita semua untuk mengeksplorasi potensi mahasiswa, berbagi gagasan inovatif, dan memperluas jaringan kolaboratif. Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa mahasiswa yang mengikuti Program Wirausaha Merdeka adalah agen perubahan yang berani dan berkomitmen untuk menciptakan dampak positif dalam masyarakat.










