Guru Besar bidang Bisnis Pariwisata ini berpesan kepada mahasiswa untuk membentuk kemandirian diri. “Di isamping juga akan dibentuk oleh dunia pendidikan formal di kampus Dhyana Pura, dan yang lebih penting jangan ingkari perbedaan, terima perbedaan itu secara nyata dan dengan kenyataan,” pesan rektor.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII Bali – NTB diwakili I Wayan Sudarma, S.Sos., M.A.P menyampaikan agar mahasiswa didoktrin supaya bisa belajar dengan baik dan menerapkan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dengan baik oleh mahasiswa ke depannya, karena kita ingin meningkatkan mutu dari lulusan mahasiswa Undhira.
“Ada 9 Kriteria MBKM yang harus diterapkan oleh mahasiswa dalam pembelajaran ke depannya sehingga mutu dari Universitas dan mutu dari lulusan pasti baik. Dalam penerapan MBKM dari 9 Kriteria, penerapan MBKM harus diterapkan dalam kurikulum, mahasiswa bisa memilih sehingga setelah menyelesaikan studi di Undhira, mahasiswa memiliki kualitas mutu yang baik bahkan unggul” Terang Bapak I Wayan Sudarma.
PKKMB ditandai dengan pengalungan tanda pengenal PKKMB dan pemakaian jas almamater yang diwakilkan oleh putra dan putri peserta PKKMB, dilanjutkan dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali sebagai tanda UNDHIRA juga memberikan pendidikan sikap hidup berupa soft skill yang dituangkan dalam bentuk tujuh karakter Undhira yang berlaku bagi seluruh sivitas akademika Universitas Dhyana Pura.










