Arya juga menekankan, dengan go digital, UMKM berpotensi meraup lebih banyak pelanggan. Selain itu juga UMKM tersebut mulai memasuki babak persaingan baru di ranah industri modern. Bisnis yang dijalankan akan mendapatkan nilai lebih dari calon pelanggan jika sudah memiliki media sosial dan website pribadi sebagai media pemasaran. "Dengan adanya go digital, maka tidak ada lagi sekat yang membatasi interaksi antara konsumen dan penjual, begitu juga soal transparansi harga. Konsep ini pastinya berbeda dengan pemasaran tradisional atau konvensional yang biasanya hanya menjangkau calon konsumen dari area yang terbatas, pemasaran digital mampu untuk menembus batas wilayah yang sebelumnya mungkin belum pernah kamu bayangkan," pungkasnya. (dha)










