Tulola-BCA Inisiasi “Kawan Nusantara” Buktikan Budaya Bisa Adaptif di Berbagai Era

IMG-20261007-WA0059
Founder & Creative Conceptor TULOLA, Happy Salma (tengah) memberikan keterangan pers di sela kegiatan "Kawan Nusantara 2026 bertajuk EVOLUSI", Rabu, (7/10/2026) di Tirtasada Lobby, The Meru Sanur, Denpasar. [foto: fb/gde]

“Dalam EVOLUSI, kami ingin menunjukkan bahwa tradisi tidak berhenti pada bentuk aslinya. Ia terus berkembang bersama manusia. Kami memilih subeng untuk menerjemahkan perjalanan perubahan tersebut ke dalam desain. Bagaimana subeng bergerak dari konteks spiritual di masa lampau hingga bentuk kontemporer saat ini,” jelas Sri Luce Rusna.

Instalasi pameran ini terbagi menjadi empat tahap utama yang merepresentasikan perjalanan subeng, yaitu Persembahan, Ekspresi, Nilai, dan Transformasi.Pada tahap Persembahan, subeng hadir dalam konteks spiritual yang direpresentasikan lewat motif terinspirasi arsitektur padma pada bangunan suci Bali.

Pada tahap Ekspresi, subeng bertransformasi menjadi ruang ekspresi estetik dengan motif bunga lotus dan tanaman rambat. Memasuki tahap Nilai, subeng masuk ke dalam ranah sosial dan ekonomi yang digambarkan melalui motif keranjang serta bunga lili.

Terakhir, pada tahap Transformasi, subeng terus beradaptasi dengan zaman melalui elemen tipografi bertuliskan “EVOLUSI”.

Perjalanan subeng ini turut dibuka dengan pertunjukan seni bertajuk “Rangga Rasmi” oleh Sanggar Widya Sani UNHI, di mana para penampil mengenakan 12 kain batik pilihan dari Sarinah.

Sebagai pendukung utama acara, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan keikutsertaan BCA merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar bagi karya para pelaku usaha binaan Bakti BCA.

BCA bangga dapat kembali berpartisipasi dalam Kawan Nusantara dan menghadirkan karya pelaku usaha binaan Bakti BCA sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top