Tradisi Siraman Warnai Pelepasan Calon Sarjana FST UNR

FST 1

IPK tertinggi di antara mahasiswa kelas reguler diraih oleh Ni Putu Ninak Widya Putri, ST., dengan nilai 3,71. Sementara itu, I Gede Adi Alit Putra,ST., meraih IPK tertinggi di program alih jenjang dengan IPK 3,93. IPK rata-rata para yudisiawan/ yudisiawati periode ini adalah 3,50.

"Kondisi ini mencerminkan komitmen mereka terhadap keunggulan akademik selama menuntut ilmu di kelas," ujar dekan.

Berdasarkan penelusuran tim internal fakultas, Doddy, mengungkapkan, lulusan FST UNR memiliki masa tunggu yang pendek, dan rata-rata bahkan telah bekerja sebelum upacara kelulusan.

Hal ini telah menunjukkan dedikasi dan ketekunan mereka dalam menuntut ilmu dan kesiapan mereka dalam berkontribusi dalam dunia praktisi professional keteknikan di Indonesia. Total alumni FST UNR sendiri sudah hampir 1000 orang.

Rektor UNR Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum., menyampaikan hal senada bagi calon sarjana teknik agar tidak berhenti belajar. Bagaimana pun perkembangan dunia, orang-orang dengan kompetensi teknik sipil dan arsitektur tetap diperlukan.

"Lulus di bangku kuliah, dapat gelar sarjana itu bukan akhir. Justru awal bagi saudara memulai proses belajar di masyarakat," kata Rektor Tirka.

Lulusan terbaik, Ni Putu Ninak Widya Putri mengaku, selama berkuliah di FST UNR, ia mengalami perkembangan yang cukup baik dalam peningkatan pengetahuan dan juga mental. 

Hal itu kata dia, tidak terlepas dari peran para dosen yang ada di lingkungan FST UNR yang selalu memberikan materi dengan cara mudah dimengerti serta meluangkan waktu untuk diajak berdiskusi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top