Dikonfirmasi kenapa harus ditolak? Santosa menjelaskan kalau selama ini Kerjasama yang akan dijalin sudah tertera beberapa perjanjian namun pihak PT Bali Segara Gunung tidak berpedoman terhadap beberapa perjanjian yang telah disepakati.”Sudah ada kesepakatan atau perjanjian antara desa adat dan pihak Segara Gunung namun belum apa-apa tidak menuruti dari pedoman yang telah dibuat. Buat apa ada Kerjasama kalau seperti itu menungan dibekukan saja,”tambahnya lagi.
Dilain sisi menurut Bendesa Adat Desa Pejarakan Putu Suastika saat dikonfirmasi pihaknya mengaku kenapa dilakukan Kerjasama dengan pihak lain karena dirinya mengaku dalam melakukan pengelolaan terhadap permandian dirinya mengakui sangat sulit terlebih kerama desa adat yang lainnya sulit untuk diajak kersama.”Terus terang kenapa kami inginkan ada Kerjasama dengan pihak lainnya karena selama ini kami di desa adat sangat kesulitan melakukan pengelolaan bahkan para krama desa adat sulit diajak Kerjasama bahkan saat dilakukan paruman guna melakukan langkah dalam pengelolaan sangat sedikit yang hadir,”tuturnya.
Dengan adanya tuntutan warga masyarakat, Suastika mengaku akan mengurungkan Kerjasama yang dilakukan dengan pihak lain.”Dengan adanya tuntutan masyarakat, kami akan segera membatalkan Kerjasama tersebut dan kami juga telah membuat berita acara pemberhentian Kerjasama tersebut dan untuk pengelolaan terhadap permandian itu sepenuhnya akan dikelolan oleh Desa Adat Pejarakan,”tutupnya. @gus










