Disepanjang trotoar tersebut nantinya akan didesain untuk pemanfaatan para pelaku UMKM atau pelaku-pelaku ekonomi krestif melakukan usaha disana sehingga menjadikan pertumbuhan prekonomian dimalam hari.”Kita nantinya akan melakukan penataan terhadap kawasan jalan Diponogoro seperti trotoar itu kita akan tata untuk pelaku ekonomi kreatif menjajakan kulinernya sehingga hal itu menjadi pertumbuhan prekonomian utamanya disaat alam hari,”lanjutnya.
Bahkan kata calon wakil bupati yang memiliki nomor urut dua itu dirinya mencontohkan seperti di jalan Tunjungan yang ada di Kota Surabaya hal itu dinilai mampu mengangkat putaran prekonomian yang ada di Kabupaten Buleleng.”Sederhananya tempat itu nantinya menjadi pusat kuliner serta meningkatkan pusat prekonomian yang ada di Buleleng seperti yang ada di Jalan Tunjungan yang ada di Kota Surabaya. Hal itu nantinya bisa meningkatkan sumber-sumber prekonomian kepada usaha kreatif yang ada di Buleleng,”tutur Supratna.
Dirinya juga menceritakan kalau dikawasan jalan Tunjungan yang ada di Kota Surabaya sempat menjadi lokasi mati disaat malam hari dengan adanya pemanfaatan sebagai pusat kuliner hal itu menjadi hidup kembali.”Coba dilihat di jalan Tunjungan yang ada di Surabaya sekarang sangat ramai dikunjungi dan menjadi pusat kuliner. Prekonomian dimalam hari hidup padahal dulu kawasan itu merupakan kawasan mati dengan adanya pusat prekonomian kreatif sekarang kawasan itu sangat ramai dimalam hari,”kata mantan Ketua DPRD tiga priode itu.
Dikonfirmasi untuk kantong Parkir? Supriatna mengatakan dirinya akan membuatkan beberapa kantong parkir yang ada di kawasan tersebut sehingga pusat kuliner serta kendaraan yang parkir ditempat itu tidak akan mengganggu lalu-lintas yang ada.”Kalau kantong parkir kita akan melakukan penataan ditempat itu juga. Semua kita akan lakukan penataan baik pusat kuliner hingga parkir kita tata sehingga tidak mengganggu lalulintas. Saya rasa tidak akan mengganggu karena kan Cuma malam hari,”ucap Supriatna.










