Hasil analisa awal, lanjut Candra Dewi, sebagian besar mitra terkendala proses produksi akibat minimnya peralatan, dukungan tenaga kerja dan kemasan kurang menarik.
Pihaknya langsung menjawab kendala mitra dengan berbagai bantuan sesuai kebutuhan mitra. "Kami bantu alat produksi, pembukuan sederhana, merancang label, mengatur kemasan dan membantu pemasaran lewat media sosial," jelasnya.
Ia berujar bahwa produk-produk UMKM di Desa Penarungan sangat laku, karena rasanya enak. Sehingga ia menyayangkan jika kapasitas produksinya tidak ditingkatkan.
Lewat kegiatan ini, Candra Dewi berharap mahasiswanya mendapatkan pengalaman langsung me-manage perusahaan dari skala kecil hingga menjadi usaha maju dan berkembang.
Selain itu, kegiatan ini juga pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat. "Kami institusi perguruan tinggi hadir di tengah masyarakat untuk membantu memperkuat perekonomian dari sektor akar rumput yakni UMKM," tutup Candra Dewi.
Perbekel Penarungan sangat mengapresiasi langkah ini sebagai kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah desa untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.










