Tingkatkan Capaian Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bali, Dinkes Bali Gencarkan Program Vaksinasi

Denpasar-fajarbali.com | Dalam upaya menekan penyebaran dan menekan kasus kematian akibat paparan virus Corona (Covid-19), Dinas Kesehatan Provinsi Bali kembali melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk melanjutkan program vaksinasi tahap tiga di Provinsi Bali.


Dalam rakor tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit Menular (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Wayan Widia, SKM, M.Kes mengatakan bahwa, dari hasil pendataan di lapangan, dimana 70 persen pasien yang meninggal akibat Covid-19 adalah mereka yang belum divaksin.

“Oleh karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM berpesan agar masyarakat yang belum menjalani vaksinasi segera melakukan vaksinasi Covid-19 di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Bali. Sehingga mempercepat terbentuknya herd immunity,” ujar Widia, Rabu (7/7/2021) di Denpasar.

Baca Juga :
Coba Kabur, Dua Residivis Maling di Circle K Dilumpuhkan Timah Panas
Operasi Tim Yustisi di Simpang Deus, Imigrasi Tindak 14 WNA Langgar Prokes

Untuk menindaklanjuti arahan dari Kadiskes Bali, Widia menjelaskan, bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Bali telah mengumpulkan semua Kepala Dinas Kesehatan di seluruh kabupaten/kota di Bali, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga se-Bali, Kabiddokes Polda Bali serta tim Covid-19 Bali lainnya secara daring untuk membahas percepatan program vaksinasi di Provinsi Bali.

“Kadiskes sempat mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Bali mencapai 76 persen dari 3 juta penduduk di Bali. Walaupun disebutkan Bali merupakan Provinsi dengan capaian vaksinasi terbanyak di Indonesia, namun hal tersebut bukan sebuah prestasi melainkan sebagai dorongan untuk terus berupaya agar capaian vaksinasi semakin meningkat. Terlebih saat ini vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun telah dicanangkan, tentu hal tersebut akan semakin meningkat herd immunity di Bali,” katanya.

Lebih lanjut Widia juga mengatakan, bahwa capaian itu dapat menekan tingkat lonjakan pasien Covid-19 di Bali. “Kita sangat bersyukur karena capaian tersebut. Akan tetapi Kadiskes juga terus mendorong capaian vaksinasi agar lebih optimal dengan mengeluarkan surat edaran vaksinasi tahap tiga yang sudah direalisasikan mulai 1 Juli lalu dan vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Dimana yang divaksin adalah anak-anak 12-17 tahun. Menurut Kadiskes terdapat 213.000 anak yang berusia 12 -17 tahun yang akan mendapatkan vaksinasi dan diprediksi akan meningkat,” terangnya.

Widia juga mengungkapkan, bahwa kegiatan vaksinasi tahap tiga itu diserahkan sepenuhnya kepada kabupaten/kota untuk mengeksekusinya. “Kita percayakan kepada kabupaten/kota untuk melaksanakan aktivitas vaksinasi tersebut dan kita akan bantu secara maksimal bersama tim Covid-19 bidang kesehatan,” pungkasnya. (dha)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Prokes Menjadi Kunci Pemulihan Sektor Pariwisata

Jum Jul 9 , 2021
Denpasar-fajarbali.com |  Semakin melonjaknya angka kasus Covid-19 secara nasional, khususnya di wilayah padat penduduk, dinilai menjadi bukti pentingnya peningkatan kembali penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin. Pasalnya, pemulihan perekonomian khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) berjalan beriringan dengan penanganan kasus Covid-19.  Save as PDF

Berita Lainnya