"Keunggulan D2 Fast Track tentu cepat lulus, biaya murah, dan menjadi SDM kompeten di bidang masing-masing," kata Agek.
Agek melanjutkan, SMK Teknas telah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan ratusan dunia usaha dan industri (Dudi). Bahkan pada upacara pelepasan lulusan ini ditambah lagi MoU baru dengan Patras Development, PT Bali Wahyu Abadi, PT Cristal Holiday, PT Global Extrem Teknologi Indonesia, Perumda Pasar Suwakadarma, DNI Skin Centre dan Daito Printing.
Kerja sama dengan banyak dudi tersebut, ia nilai sebagai salah satu kunci menciptakan peserta didik/lulusan yang berkompeten karena memiliki banyak kesempatan mempraktikkan ilmu di lapangan.
Pada kesempatan itu juga diserahkan beasiswa oleh para rekanan dan donatur. Pihak sekolah mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian donatur. Peserta didik berprestasi dan tim kreatif juga mendapatkan bonus.
Adapun para donator tersebut, yakni DNI Skin Centre, Yayasan Siti Khodijah, Sonia Kaur, Duta Utama Grafika, dua Anggota DPRD Bali Diah Werdhi Srikandi Suyasa dan Sari Galung.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Perdiknas yang diwakili Sekretaris Salhei Amigna Zaena, mengucapkan selamat dan sukses untuk seluruh lulusan SMK Teknas.
Badan hukum penyelenggara pendidikan SMK Teknas ini, senantiasa mendukung program-program kepala sekolah agar SMK Teknas menjadi pilihan masyarakat. Salah satu wujud dukungannya adalah peningkatan kompetensi guru, renovasi gedung dan fasilitas penunjang lain.
"Selanjutnya kami berharap perolehan siswa baru meningkat setiap tahun seiring banyaknya contoh alumni kita yang sukses," harapnya. (Gde)










