MANGUPURA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana (SB) 2016-2021 yang dirancang paket Bupati Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa hingga 2020 ini masuk kategori mantap. Hal itu dikemukakan Kepala Bappeda Badung Made Wira Dharmajaya didampingi Kabag Humas Made Suardita saat jumpa media di bilangan Cemagi, Mengwi Badung, Jumat (14/2/2020).
Menurut Wira Dharmajaya, dari 21 indikator kinerja untuk menilai RPJMD SB tersebut, 12 indikator sesuai target dan 8 indikator terealisasi melewati target. Hanya satu indikator yang belum memenuhi target yakni infrastruktur. Saat ini, tegasnya, indikator infrastruktur baru mencapai 94 persen. “Capaian ini pun masih dalam rentang mantap,” katanya.
Walau begitu, mantan Sekwan tersebut optimis infrastruktur ini akan terealisasi sesuai target karena masih ada waktu hingga 2021 mendatang. “Kami akan genjot pada 2020 ini dan selanjutnya pada 2021. Dengan sisa waktu ini, kami yakin target infrastruktur bisa tercapai,” tegasnya.
Ditanya mengenai fluktuasinya pendapatan Badung kaitan dengan perencanaan pembangunan, Made Wira Dharmajaya memastikan sangat berpengaruh. Dia mencontohkan saat ini, di tengah mewabahnya virus corona, pendapatan Badung dipastikan akan menurun.
Menurunnya pendapatan dipastikan akan berpengaruh pada perencanaan. Dalam RPJMD selama 5 tahun tersebut, proyeksi pendapatan dan belanja sudah dipasang. Namun penajaman tetap dilakukan berdasarkan kondisi eksisting perekonomian.










