
NARASUMBER Ida Ayu Sri Widnyani memberikan hadiah bagi peserta sosialisasi yang aktif.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Ngurah Rai (Fishum UNR), LSM Bali Sruti dan Pemerintah Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, mulai ditindaklanjuti dengan pengabdian kepada masyarakat di Banjar Suci, Minggu (21/5) di balai banjar setempat.
Nara sumber sekaligus dosen Fishum UNR Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, S.Sos., MAP., memaparkan materi tentang pentingnya administrasi kependudukan.
Administrasi kependudukan, kata Ida Ayu Sri Widnyani, adalah proses penataan penduduk sehingga sangat menentukan program dan arah kebijakan pemerintah.
"Kalau sudah tertata, nanti ketahuan berapa jumlah anak-anak, lansia, disabilitas dan semuanya sehingga bisa dibuatkan program oleh pemerintah," jelasnya.
Pada pengabdian bertajuk "Sosialisasi Pentingnya Administrasi Kependudukan dan Jaminan Sosial bagi Masyarakat Banjar Suci Desa Dauh Puri Kangin" itu, ia menegaskan, dalam mencari dokumen-dokumen kependudukan tidak dipungut biaya alias gratis.
Jika ada oknum aparat yang meminta imbalan, Ida Ayu Sri Widnyani, memastikan itu termasuk pungutan liar yang bisa dilaporkan. Hukuman berat pun menanti sang pelaku.
Dia merinci, dokumen kependudukan meliputi, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Perkawinan serta Kartu Identitas Anak (KIA) bagi yang sudah sekolah.
Dokumen kependudukan, lanjut dia, tidak berakibat hukum seperti Surat Izin Mengemudi (SIM). "Kalau ada razia di jalan, bapak/ibu berkendara tidak bawa SIM itu bisa dihukum/tilang. Tapi beda dengan dokumen kependudukan," jelasnya.










