Lebih lanjut menurut pejabat asal Puri Susut ini, walapun disinfektan bisa dibuat dengan campuran bayclin misalnya. Hanya saja bayclin saat ini juga susah didapat. “Kelangkaan itu terjadi, karena banyak yang membutuhkan saat ini,” jelasnya. Oleh karena itu, sasaran penyemprotan yang akan dilakukan di kecamatan Tembuku hari ini, baru bisa dilakukan sebatas di ibukota kecamatan saja sampai perbatasan dengan Karangasem yakni di desa Bangbang. “Sementara untuk desa-desa sudah melakukan penyemprotan secara mandiri. Kita utamakan menyasar fasilitas umum, seperti pasar. Sedangkan untuk OPD-OPD juga sudah melakukan penyemprotan secara mandiri,” ungkapnya.
Untuk itu, sesuai hasil rapat Tim Satgas Penanggulangan covid-19 Kabupaten Bangli, Senin hari ini, akan diajukan kebutuhan anggarannya. “Mudah-mudahan Satgas nanti bisa menyiapkan semuanya. Dana tak terduga bisa diefektifkan untuk menyiapkan bahannya. Sedangkan kita dari damkar siap, melakukan penyemprotan setiap hari. Cuma kalau secara mandiri kita yang menyiapkan, tentunya saya akan kewalahan,” pungkas Suryadarma. (arw)










