Tiga Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal Kasus Sembuh 72 Orang, Positif 81 Orang

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah pada Senin (5/4/2021). Berdasarkan data resmi, ibu kota Provinsi Bali ini mencatatkan penambahan kasus sembuh sebanyak 72 orang, kasus positif 81 orang. Pasien meninggal dunia tercatat bertambah 3 orang. 


“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah 72 orang, kasus positif bertambah  81 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 3 orang. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ungkap juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Senin (5/4/2021).

Baca Juga :
ITDC Pastikan Pemanfaatan PMN Untuk Percepat Pembangunan The Mandalika
Polres Badung Gagas Pelayanan SIM Drive Thru, Cuma 5 Menit Selesai

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 12.760 kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 11.747 orang  (92,06 persen), meninggal dunia sebanyak 264 orang (2,07 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  749 orang (5,87 persen). Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama diketahui berjenis kelamin laki-laki usia 70 tahun yang berdomisili di Sumerta Kelod. Pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 48 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pedungan. Dan pasien ketiga merupakan seorang laki-laki usia 43 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan.  

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. 

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.  Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. 

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Dinas Kesehatan Provinsi Bali Klaim Animo Masyarakat Bali Untuk Vaksinasi Covid-19 Cukup Tinggi

Sen Apr 5 , 2021
  DENPASAR -fajarbali.com |dr. Ketut Suarjaya, MPPM selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengklaim bahwa animo masyarakat Bali untuk melakukan Vaksin Covid-19 cukup tinggi. Hal ini didukung kinerja keras Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Bali dan fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan vaksin kepada masyarakat.      Menurutnya, berdasarkan data hingga tanggal […]