Tidak Lulus Sipencatar Poltrada, Orang Tua Siswa Minta Hasil Tes Kesehatan Dibuka

22 Views
GIANYAR-fajarbali.com | Tahap seleksi calon taruna Poltrada Bali, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar sudah pengumuman tes kesehatan. Dalam pengumuman ini belasan orang tua yang sebelumnya sudah tes kesehatan secara mandiri dan tidak lulus dalam pengumuman, menanyakan aspek kesehata  mana putra-putrinya tidak lulus. Orang tua Catar mendatangi Poltrada, Jumat (5/8/2022). 
Belasan orang tua yang putra-putrinya tidak lulus ini diterima Direktur Poltrada Bali, Dr  Efendi Prih Raharjo. Sedangkan rombongan orang tua dikoordinir I Nyoman Suardika. Kedatangan mereka menanyakan hasil tes kesehatan yang dilakukan pihak Poltrada dalam tes lanjutan untuk bisa lulus  masuk Sekolah Kedinasan Calon Taruna tersebut. “Kami ingin menanyakan di bagian mananya  kesehatan anak-anak kami yang tidak lulus. Kami ingin tahu hasilnya, karena test kesehatan yang dilakukan  Poltrada  kami membayarnya cukup mahal,” ucap Suardika. 
 
Suardika dan belasan orang tua calon siswa  tidak mempermasalahkan anak-anaknya tidak lulus menjadi Calon Taruna di Sekolah Kedinasan Perhubungan tersebut.  Tapi yang mereka persoalkan hasil tes kesehatan yang dilakukan Poltrada yang dinilai tidak  transparan. “Sebelum melakukan tes kesehatan di Poltradra, belasan siswa yang melamar di Sekolah Kedinasan Calon Taruna tersebut sudah melakukan medical cek up di RSAD dan semua dinyatakan hasilnya bagus. Kami ingin minta hasil tes kesehatannya, karena anak-anak kami melakukan tes kesehatan tidak gratis, tapi membayar sebesar Rp. 1,8 juta lebih,” jelas Suardika. 
 
Menurutnya, dirinya juga berhak tahu, seperti apa gangguan kesehatan anaknya, sehingga tidak lulus. Yang menjadi pertanyaannya, seharusnya tes kesehatan itu sudah keluar per tanggal 21 Juli 2022 lalu, tapi  pihak Poltrada baru mengeluarkan hasilnya Rabu 3 Agustus 2022.  “Lambatnya hasil tes kesehatan yang dikeluarkan, semakin mengundang kecurigaan kalau Poltrada telah memainkan hasil kesehatan anak-anak kami,” jelas Suardika. 
 
Bahkan, dari amatannya, ada anak yang tinggi badan kurang, kaki bentuk O dan mata minus diterima dalam tes kesehatan. Sedangkan putranya, dalam kemamt dasar, kesehatan dinyatakan lolos dan diatas rata-rata. 
 
Menanggapi keluhan belasab orang tua siswa, Direktur Poltrada Bali, dr Efendi Prih Raharjo tidak dapat memenuhi permintaan para orang tua siswa yang dinyatakan tidak lulus tes kesehatan itu, Efendi berdalih rekam medis itu tidak boleh diketahui orang tua calon siswa karena sudah ada SOP. 
“Ini sudah SOP, kalau bapak-bapak mau hasil rekam medisnya kami bersurat dulu ke Kementerian Perhubungan,” elak Efendi.
Penjelasan dr Efendi, membuat para orang tua  yang anaknya tidak lulus tes kesehatan mengumpat. Mereka semakin yakin ada kongkalikong dibalik tes kesehatan yang dilakukan pihak Poltrada Bali dalam seleksi siswa Calon Taruna tersebut. “Aneh, tes kesehatan kami membayar, tapi giliran mau minta hasil rekam medisnya malah tidak dikasi. Ini benar-benar lucu. Sebagai orang tuanya wajib dong mengetahui kesehatan anak saya,” tukas Suardika.sar

Next Post

Sita Ganja 6 Kg, Dua Pengedar Narkoba Dijerat Hukuman Mati

Jum Agu 5 , 2022
22 Views  DENPASAR -fajarbali.com |Dua pengedar ganja bernama Mashudi Imron Khanif Hamzah alias Raden (40) dan I Made Abhaya Swarupa Hari (24) ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dalam penyergapan di dua lokasi berbeda. Dari tangan kedua tersangka disita barang bukti ganja seberat 6 kg.      Menurut Kepala […]
IMG_20220805_214936-fa912f7e