Sering Salah Kaprah, Begini Perbedaan Cara Kerja Rem ABS dan CBS pada Honda Stylo 160

2026-05-12-at-16.14.51
Bedah rahasia pengereman maksimal Honda Stylo 160.

DENPASAR-fajarbali.com | Kehadiran Honda Stylo 160 di pasar otomotif tanah air membawa angin segar bagi pencinta skutik retro modern berkapasitas mesin besar. Namun, di balik desainnya yang modis, terdapat dua pilihan sistem keselamatan pengereman yang sering kali membingungkan calon konsumen, yakni Combi Brake System (CBS) dan Anti-lock Brake System (ABS). Memahami perbedaan keduanya bukan sekadar urusan spesifikasi di atas kertas, melainkan kunci utama dalam menjaga keselamatan berkendara di berbagai kondisi jalanan.

Sistem pengereman pada dasarnya adalah pilar utama keselamatan yang berfungsi mengurangi kecepatan secara terkendali untuk mencegah benturan. Pada varian Honda Stylo 160, kedua fitur ini tidak dipasangkan bersamaan, melainkan disesuaikan dengan tipe unitnya.

Technical Training Coordinator Astra Motor Bali, Putu Hendra Sagita, menekankan bahwa meskipun tujuannya sama, yakni menghentikan kendaraan, mekanisme kerja dan cara pengoperasian kedua sistem ini memiliki perbedaan mendasar yang wajib dipahami pengendara.

“Sistem CBS dirancang untuk membantu pengendara mencapai proporsi pengereman yang ideal dengan cara yang praktis. Secara teknis, pengereman paling efektif adalah kombinasi antara rem depan dan belakang secara bersamaan. Namun, bagi pengendara pemula atau dalam situasi panik, koordinasi dua tangan ini sering kali sulit dilakukan secara sempurna. Di sinilah CBS berperan dengan mengaktifkan rem depan dan belakang secara otomatis hanya dengan menarik tuas rem belakang (tangan kiri), sehingga jarak pengereman menjadi lebih pendek dan stabil,” jelas Hendra.

Hendra memaparkan, pada Honda Stylo 160 varian CBS, mekanisme yang digunakan umumnya mengandalkan sistem hidrolis atau minyak rem. Ketika tuas rem belakang ditekan, tekanan hidrolis akan terbagi secara otomatis untuk mendorong kaliper di roda depan dan belakang. Dengan memperpendek jarak pengereman, risiko benturan dapat diminimalisir secara signifikan. “Fitur ini sangat cocok bagi penggunaan harian di perkotaan yang menuntut respon pengereman yang sigap namun tetap sederhana dalam pengoperasian,” ujarnya.

BACA JUGA:  PT Sejahtera Indobali Trada Serahkan Suzuki Jimny 5 Pintu kepada I Putu Agus Mahardika Sebagai pembeli Pertama di Bali

Beralih ke varian yang lebih tinggi, teknologi Anti-lock Brake System (ABS) menawarkan keamanan tingkat lanjut yang sejarahnya mengadopsi mekanisme pengereman pesawat terbang. Fokus utama ABS bukanlah sekadar menghentikan motor, melainkan mencegah ban mengunci saat pengendara melakukan pengereman mendadak (panic braking). “Fenomena ban mengunci sangat berbahaya karena dapat menyebabkan hilangnya kendali kemudi dan membuat kendaraan tergelincir, terutama saat melintasi permukaan jalan yang licin, basah, atau berpasir,” sambung Hendra.

 

Cara kerja ABS jauh lebih kompleks karena melibatkan sensor kecepatan yang membaca putaran roda secara real-time. Sinyal dari sensor ini dikirimkan ke Electronic Control Unit (ECU), yang kemudian memerintahkan ABS Modulator untuk mengatur tekanan minyak rem pada kaliper secara mekanis dengan ritme "lepas-tekan" ribuan kali per detik. Proses otomatis ini memastikan roda tetap berputar meskipun rem ditekan sekuat tenaga, sehingga pengendara masih memiliki kontrol penuh untuk mengarahkan motor menghindari objek di depannya.

Honda Stylo 160 varian ABS biasanya mengadopsi sistem 1-Channel, di mana sensor kecepatan ditempatkan pada roda depan. Hal ini krusial karena kehilangan traksi pada roda depan jauh lebih berisiko mengakibatkan kecelakaan fatal dibandingkan roda belakang. “Dengan penggunaan sistem hidrolis penuh, teknologi ini menjadi standar baru bagi motor berkapasitas 150cc ke atas untuk memberikan rasa aman maksimal bagi pengendara yang sering menempuh perjalanan jarak jauh atau medan jalan yang tak menentu,” terang Hendra.

Memahami perbedaan kedua sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengguna Honda Stylo 160 dalam berkendara. CBS hadir sebagai solusi efisiensi pengereman bagi penggunaan harian, sementara ABS menjadi perisai teknologi untuk mencegah risiko fatal akibat kehilangan traksi. Dengan mengenali fitur pada kendaraannya, setiap pengendara dapat menyesuaikan gaya berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab di jalan raya demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top