Di kondisi pandemi saat ini, thermal gun banyak digunakan untuk mengecek suhu tubuh orang sebelum memasuki sebuh gedung atau tempat. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Biasanya, orang yang memiliki suhu tubuh di atas normal akan diminta pulang atau langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan.
Eka mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti informasi dengan cara yang benar dan dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan kabar yang menyebutkan bahwa pistol pengukur suhu itu berisi pancaran sinar radioaktif atau sinar laser yang dapat merusak struktur otak, apalagi disampaikan oleh orang yang bukan ahlinya," tegas Eka. (dar).










