The Power of Focus, Akademisi Ini Tembus Profesor dalam Waktu Relatif Singkat

"Dukungan keluarga luar biasa. Saya sampai di titik sekarang tentu berkat kasih dan dukungan mereka. Juga teman-teman yang tidak bisa saya sebut satu-persatu," imbuhnya.

Ada Maharini, lahir di Desa Bon Dalem, Tejakula, Buleleng. SD hingga SMA dihabiskan di Kota Denpasar. Kemudian di tahun 1995, Ade Maharini memulai kuliah program sarjana administrasi bisnis di Universitas Brawijaya Malang. magister dan doktor bidang manajemen ditempuhnya di universitas yang sama.

Sejak di bangku kelas V SD, Ade Maharini gemar berorganisasi. Ade Maharini kecil hampir tak punya waktu bermain. Di luar organisasi, ia aktif mengikuti ekstrakulikuler, menari, menyanyi hingga teater. 

Kegemaran berorganisasi pula, yang membentuk karakternya. "Dari berorganisasi saya latihan manajerial. Baik itu mengelola orang lain dan keuangan," kanangnya. 

Pada pengukuhan yang dihadiri Oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) VIII Bali-NTB Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., IPU., ASEAN. Eng., Ade Maharini membawakan orasi ilmiah "How Mindfulness Shapes Financial Literacy: The Role of Preference Family and Peers, Preference for Media, and Preference for Education.

Ibu dua anak ini berpendapat, tingkat literasi keuangan di Indonesia masih rendah, yakni 45 persen. Untuk itu, ia mendorong agar literasi keuangan masuk ke dalam kurikulum pendidikan formal di setiap jenjang pendidikan.

Berdasarkan risetnya, di negara-negara maju, tingkat literasi keuangan di kisaran 70 persen. Melek literasi keuangan sejak dini sangat dibutuhkan di tanah air untuk mencetak genari unggul. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top