Bupati Mahayastra menambahkan, dalam menangani pandemi covid-19 pihaknya melakukan refocusing anggaran, dengan alokasi anggaran untuk penanganan covid-19 sebesar 100,7 miliar. Pada refocusing anggaran tersebut, pihaknya me-rasionalisasi belanja pegawai sebesar 24%. Disebutkannya, belanja modal masih dipertahankannya dengan tujuan selain mewujudkan program pembangunan, juga bertujuan untuk perputaran ekonomi. “Sektor pariwisata dan sektor-sektor lain menghadapi pukulan, perputaran ekonomi melemah, melalui belanja modal ini, pembangunan ini, kami berharap perputaran ekonomi di masyarakat masih terjaga,” terang Bupati Mahayastra.
Keberhasilan Gianyar memperoleh pinjaman dari PT SMI untuk pembangunan RSUD Sanjiwani tahun 2014, juga ditanyakan oleh Bupati Puput Tantriana Sari. Dirinya ingin adanya percepatan pembangunan di Probolinggo. “Kami ingin belajar lebih detail terkait pendanaan pembangunan dari PT SMI, dan langkah-langkah strategis manajerialnya,” ujar Bupati Puput Tantriana Sari.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Mahayastra mengatakan mengawal langsung proses pinjaman tersebut dari awal, saat dirinya masih menjabat sebagai wakil bupati. “Jadi, Ibu Bupati, agar pengajuan pinjaman sukses kita harus mengawalnya langsung, jangan diserahkan begitu saja kepada staf,” urai Bupati Mahayastra. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) adalah salah satu Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang pembiayaan dan penyiapan proyek infrastruktur. Setelah menemui Bupati Mahayastra, Bupati Puput Tantriana Sari bersama rombongan mengadakan kunjungan lapangan ke beberapa tempat pariwisata untuk melihat teknis penerapan new normal. Salah satu objek wisata yang dikunjungi adalah Goa Gajah di Desa Bedulu.(gds).










