Sedangkan khusus untuk pasien positif keenam, warga Kecamatan Pekutatan, penelusuran kontak maupun rapid test belum dilakukan. “Pasien ini belum sempat pulang ke Jembrana karena langsung disolasi di RS PTN Unud sampai saat ini," jelasnya lagi. Pihaknya juga telah menyampaikan edukasi dan informasi kepada pihak keluarga pasien tersebut, dengan langkah-langkah penanganan Covid-19.
Penyuluhan/KIE itu melibatkan jajaran gugus tugas kabupaten Jembrana , bersama puskesmas serta Satgas Gotong Royong di desa. Selain itu, juga melalukan upaya pencegahan penyebaran dengan menjalin komunikasi pada satgas gotong-royong di masing-masing desa. Terutama terkait koordinasi tentang pelaporan PMI yang baru pulang."Kita minta satgas gotong royong dimasing-masing desa untuk aktif melaporkan sekaligus memantau apabila ada warga PMI yang baru pulang. Informasi itu bisa dilaporkan melalui tenaga kesehatan di puksemas maupun bidan desa masing-masing. Ini penting untuk percepatan pencegahan," jelasnya lagi. (prm).










