Terberat Kasus Pembunuhan, Pedagang Pisang Terancam 15 Tahun Penjara

Terdakwa kemudian mencekik leher korban dari kanan menggunakan tangan kiri sehingga korban membungkuk dan saat itu terdakwa memukuli wajah korban sebanyak lima kali.

"Korban sempat melawan dengan cara menggitit jari tengah tangan kiri terdakwa sehingga membuat dompet serta serta uang terdakwa terjatuh," papar jaksa.

Melihat itu, saksi Titik masuk kedalam warung dan melerai dengan berkata "sudah mas kasihan anaknya".

Karena takut korban berteriak, terdakwa kembali memukul muka korban sementara korban berteriak mengancam terdakwa sambil menujuk kearah terdakwa dengan berkata "awas kamu, awas kamu, dan berteriak tolong".

Terdakwa yang sudah gelap mata mendekati korban dan mendorongnya sehingga korban tersungkur dengan kepala belakangnya membentur almari hingga almari terjatuh.

Puncaknya, terdakwa mengambil tabung gas ukuran 3 kilogram di samping pintu masuk dapur dan tabung gas tersebut dipukulkan ke pelipis kanan korban dengan tujuan supaya korban tidak berteriak lagi.

"Pukulan tabung gas 3 kilogram yang diarahkan oleh terdakwa mengenai titik vital korban yaitu di bagian kepala. Setelah korban tidak berteriak, terdakwa mangambil uangnya yang sempat terjatuh dan pergi bersama dengan istri dan anaknya meninggalkan tempat kejadian," urai jaksa.(eli) 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top