“Kalau masalah pendapat ada yang mendukung dan ada yang tidak. Namun hal ini kita perlu garap demi mempertahankan nilai-nilai Sejarah yang dimiliki Kabupaten Buleleng,”ucapnya.
Ditambahkan, selanjutnya penataan lobi Kantor Bupati juga akan di desain menjadi tempat menerima tamu atau masyarakat ketika ingin ‘Mesadu’ dan juga di kawasan puri secara berkelanjutan akan dibenahi.
“Semua bangunan bersifat heritage dengan tidak ada lagi tembok-tembok tinggi. Lobi Bupati juga akan dikembalikan seperti dahulu menjadi tempat menerima tamu dan untuk kegiatan masyarakat untuk mesadu atau berdiskusi,” pungkasnya. @gus










