Tekan Risiko Stunting melalui Pemberdayaan Kader Posyandu Remaja Pedungan dalam Memelihara Kebersihan Gigi dan Mulut

IMG-20260611-WA0041
Edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi Kader Posyandu Remaja Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, sebagai upaya dini mencegah stunting. [IST]

DENPASAR-fajarbali.com | Kesehatan gigi dan mulut memiliki hubungan erat dengan status gizi dan kejadian stunting. Masalah kesehatan gigi seperti plak dan karies dapat menyebabkan gangguan mengunyah, nyeri, hingga penurunan asupan makanan yang pada akhirnya berdampak pada status gizi seseorang.

Untuk itu, dosen Poltekkes Kemenkes Denpasar, menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas), dengan sasaran Kader Posyandu Remaja di Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. 

Tim pengabdia berjumlah 3 orang, yaitu Pengabdi Utama Ni Ketut Nuratni, SST., M.Kes dengan anggota pengabdi A.A. Gede Agung, SKM., M.Kes dan Ni Ketut Ratmini, S.SiT., MDSc., juga didukung oleh seorang Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) serta empat mahasiswa jurusan kesehatan gigi. Pengabmas direncanakan selama 8 bulan, Maret 2026-Oktober 2026.

Nuratni menjelaskan, remaja merupakan kelompok strategis yang perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Terlebih bagi remaja putri yang nantinya akan menjadi calon ibu.

"Sehingga kesehatan mereka saat ini akan berpengaruh terhadap kualitas generasi mendatang,” jelas Nuratni.

Pelaksanaan pengabmas ini diawali dengan pembukaan, dilanjuti dengan pre - tes dengan maksud untuk mengetahui pengetahuan dan kerampilan sebelum dilakukan kegiatan pelatihan. 

Setelah kegiatan pembukaan selesai dilanjutkan dengan kegiatan penyerahan materi pelatihan dan bahan kontak perlengkapan menyikat gigi (pasta gigi, sikat gigi, dan perlengkapan lainnya). 

Rencana post-tes untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi akan dilakukan setelah 3 minggu dari kegiatan pretes.

Nuratni menambahkan, setelah kegiatan pelatihan, Kader Posyandu Remaja kelurahan Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan, diharapkan memiliki kemampuan mengedukasi dan membimbing cara menyikat gigi yang benar pada teman sebaya dan masyarakat secara mandiri.

Tim pengabdi berharap setelah mengikuti pelatihan, kader Posyandu Remaja mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan memberikan edukasi kepada remaja dan calon pengantin mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut

BACA JUGA:  PKK Jembrana Pantau Vaksinasi Covid-19 Bagi Warga Disabilitas

Diharapkan terbentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut sehingga mampu mendukung upaya pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pelatihan yang diikuti oleh 45 kader Posyandu Remaja dari 15 posyandu di Kelurahan Pedungan tersebut dibuka secara resmi oleh Lurah Pedungan I Kadek Ermanto.

Pihaknya menyambut baik kerja sama yang dituangkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dan mendukung penuh program tranformasi kesehatan, dalam upaya meningkatkan revitalisasi pemberdayaan Kader Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya remaja Karang Taruna.  

Turut hadir dalam kegiatan ini pemegang program Kesehatan Remaja dan Kesehatan Gigi dari UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Disisi lain salah satu satu peserta pelatihan mengatakan, kegiatan pengabmas ini sangat dipandang perlu karena dapat menambah wawasan, pengetahuan dan pengalamannya terkait dengan upaya kesehatan gigi khususnya dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut pada remaja dan calon pengantin 

Sebelum kegiatan ditutup terdapat diskusi aktif diantara peserta dengan Tim Pengabdi, dan diiakhir kegiatan pengabmas ini tidak lupa dilakukan acara foto bersama untuk dokumentasi kegiatan, dan penyerahan bahan kontak. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top