Tekan Kasus Bunuh Diri Lewat Seni

IMG-20260624-WA0020
Sekaa Taman Penasar Gambelan Sundaram, Desa Ubung Kaja, Desa Adat Pohgading, Kecamatan Denpasar Utara, tampil sebagai Duta Kota Denpasar dalam Wimbakara (Lomba) Taman Penasar Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.

DENPASAR-fajarbali.com | Sekaa Taman Penasar Gambelan Sundaram, Desa Ubung Kaja, Desa Adat Pohgading, Kecamatan Denpasar Utara, tampil sebagai Duta Kota Denpasar dalam Wimbakara (Lomba) Taman Penasar Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada, Senin (23/6) siang, di Kalangan Ratna Kanda. 

Berbekal rasa prihatin atas maraknya peristiwa bunuh diri di Pulau Dewata, sekaa ini terinspirasi mengangkat tema ‘Ulah Aluh’.

Alur cerita yang ditampilkan relevan dengan kehidupan saat ini, tembang yang apik, dialog khas taman penasar yang menghibur, serta pesan moral yang kuat. Sesekali penonton dibuat terbahak.

Sejak pementasan dimulai, kursi penonton tampak penuh dan sesak. Sesekali para Penembang, Peneges, dan Pengenter melontarkan celetukan yang mengundang tawa, namun di balik humor tersebut terselip pesan mendalam tentang pentingnya menghargai kehidupan.

Garapan yang mengusung tema Memuliakan Jiwa Paripurna (Atma Kertih) itu berangkat dari makna Ulah Aluh, sebuah istilah yang kerap ditujukan kepada orang yang bertindak serampangan atau sembarangan dalam mengambil keputusan hidup.

Secara etimologis, ulah berarti mengusir atau menghalau, sedangkan aluh berarti mudah. Dengan demikian, Ulah Aluh dimaknai sebagai perilaku yang justru menjauhkan seseorang dari kemudahan sehingga kesulitanlah yang akhirnya diterima.

Melalui kisah tokoh Kiki, penonton diajak menyelami pergulatan batin seseorang yang merasa hidupnya selalu terhimpit masalah dan tidak pernah lepas dari penderitaan. Dalam keputusasaan, Kiki memilih jalan pintas dengan mengakhiri hidupnya karena menganggap kematian akan menuntaskan seluruh persoalan yang dihadapi.

Namun anggapan itu dipatahkan dalam alur cerita ketika istri dan keluarganya berusaha menghalangi niat tersebut serta menyadarkan bahwa bunuh diri bukanlah akhir dari masalah. Dalam pandangan Hindu Bali, tindakan bunuh diri atau Ulah Pati digambarkan sebagai bentuk Ulah Aluh, yakni tindakan yang menjauhkan seseorang dari jalan kebaikan.

BACA JUGA:  Tepis Larangan Petruk Tampil di PKB, Kurator: Semua Peserta Wajib Jaga Etika

Perbuatan tersebut tidak hanya menyakiti diri sendiri, tetapi juga dianggap sebagai tindakan yang mencederai atma atau jiwa dalam diri manusia serta meninggalkan penderitaan bagi keluarga dan lingkungan yang ditinggalkan.

Garapan Ulah Aluh disusun dengan merujuk berbagai sumber pustaka Hindu, antara lain Bhagavad-Gita, Parasara Dharmasastra, Sarasamuccaya, Arjuna Wiwaha, Taittiriya Upanishad, Manusmriti, hingga Lontar Atma Prasangsa. Penataan drama dan tembang digarap Adhi Santika bersama Dra. Ni Wayan Karti, M.Fil.H, sedangkan iringan ditata oleh Denny Saputra dan I Putu Dian Mahendra.

Koordinator dan Owner Gambelan Sundaram Denny Saputra, mengatakan garapan tersebut disusun mengikuti tema besar PKB yakni Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha. Kata Denny, Ulah Aluh’ dipilih karena belakangan kasus bunuh diri atau ulah pati semakin sering dijumpai dan menjadi perhatian masyarakat.

Ia menjelaskan 'Ulah Aluh' itu artinya tidak sembarangan kita untuk bunuh diri.  Menurutnya garapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Apalagi, pengaruh dunia maya dinilai turut memengaruhi munculnya fenomena tersebut karena tidak sedikit orang yang kemudian mengikuti tindakan serupa akibat konsumsi konten dan berita yang ada di media sosial.

“Karena pengaruh medsos juga, banyak yang melakukan ulah pati jadi beberapa orang mengikuti. Jadi dengan mengangkat tema ini, pesannya untuk generasi muda agar tidak melakukan hal tersebut,” kata dia.

Untuk mempersiapkan penampilan di PKB XLVIII, Sekaa Taman Penasar Gambelan Sundaram menjalani latihan selama kurang lebih enam bulan. Proses latihan sempat mendapat jeda menjelang Hari Raya Galungan, namun persiapan tetap berjalan sesuai rencana.

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top