Tekan Inflasi Dimusim Hujan, ASN Diwajibkan Tanam Sayur

u22-WhatsApp-Image-2025-12-05-at-10.16.37_433f22cc
Wakil Bupati Gede Supriatna menyerahkan bibit sayur kepada ASN

BULELENG-fajarbali.com | Upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Buleleng guna menekan angka inflasi yang terjadi utamanya di musim penghujan, pemerintah Buleleng mewajibkan semua ASN agar menanam sayur baik yang dilakukan diareal kantor atau rumah. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dalam apel krida yang dirangkai dengan pembagian bibit sayur hingga cabai kepada para ASN, Jumat (5/12/2025) pagi.

Supriatna menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Terlebih, memasuki awal musim penghujan, tanaman sayuran cenderung sulit berkembang akibat curah hujan yang tinggi sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.”Tujuan daripada pembagian bibit tanaman ini adalah untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Buleleng. Saya berharap tidak selesai pada pembagian di masing-masing OPD saja, tetapi dilanjutkan di rumah tangga masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Supriatna menjelaskan lebih jauh bahwa pembagian ribuan bibit tersebut menjadi stimulus agar ASN menjadi contoh bagi masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan untuk kebutuhan pangan.”Ini sebagai support untuk teman-teman ASN agar melanjutkan menanam di rumahnya masing-masing,”ujar Wabup.

Dinas Pertanian disebut akan terus melakukan monitoring untuk memastikan program pangan pekarangan bergizi ini berjalan sesuai harapan dan memberikan hasil nyata. Pada kesempatan tersebut, lebih dari 5.000 bibit tanaman dibagikan kepada ASN dengan alokasi sekitar 150 tanaman untuk setiap OPD. Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu menekan potensi lonjakan harga komoditas pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan akan terus menggulirkan program yang berdampak langsung pada masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran menjaga lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan keluarga.

BACA JUGA:  Kopi Robusta Lemukih Siap Naik Kelas, Sutjidra Dorong Raih Sertifikat Indikasi Geografis

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat menyampaikan, setiap OPD lingkup Pemkab Buleleng menerima bibit cabai dan terong sebanyak 150 bibit untuk ditanam dan dirawat dengan baik. Pihaknya optimis program pembagian bibit itu nantinya mampu memotivasi masyarakat untuk turut serta melakukan penanaman tanaman pangan di pekarangan rumahnya masing-masing. “Kelanjutan program ini kami monitor terus perkembangannya sesuai arahan pimpinan. Harapan kami program ini diadopsi masyarakat untuk dilakukan di rumah masing-masing. Kami optimis inflasi dapat ditekan di musim penghujan ini,” ujar Kadis Melandrat. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top