Race 2 yang berlangsung minggu lebih sengit , salah satu pembalap di kelas 250COM PRO bersinggungan dengan Krisna Aditya selepas start. dan hal ini membuat handle rem depan patah. Selain itu pembalap bebadan mungil ini juga tercecer di barisan belakang.
Hal ini tak lantas mematahkan semangat Krisna , bermodal kondisi rem kurang maksimal. Krisna merangsak maju, dan bahkan sempat menorehkan catatan best lap race 1.56.77 di lebih cepat dari best lap race 2 yang ditorehkan oleh I Gede Pasek Wiradnyana dari Tim HK57 yang bertarung untuk kelas Sport 250 COM Pro yang membukukan catatan race 1.58.42 .
Keberanian Pembalap asal Gianyar Bali ini layak diacungi jempol. Bermodal CBR250RR SP racikan Athanasius Ketut salah satu punggawa DRT dan owner Bengkel Pro Tuner Motorcycles Bali yang notabene spesifikasinya di bawah para peserta Sport 250 COM PRO. “ mesin CBR250RR SP ini masih full standart, hanya focus bermain di mapping ECU Aracer dan knalpot “ buka Ketut sang Tuner.
“ Saya tidak bisa ngerem maksimal dan cenderung flowing di tikungan cepat “ terangnya . “ semoga di seri berikutnya saya membuat caatatan bagus sehingga bisa masuk Sport 250Com Pro tahun depan “ harap Krisna. (rls).










