DENPASAR-fajarbali.com | Momentum Hari Kartini menjadi pemantik bagi Astra Motor Bali untuk terus memperkuat peran perempuan dalam kemandirian di jalan raya. Melalui kampanye berkelanjutan #Cari_Aman, Main Dealer sepeda motor Honda ini mengajak kaum perempuan di Bali untuk tidak hanya piawai berkendara, tetapi juga cerdas dalam memilih kendaraan. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa mobilitas harian tidak hanya sekadar perpindahan tempat, namun juga soal keamanan dan kenyamanan yang terjaga.
Corporate Communication Astra Motor Bali, Agung Sri Mayuni, menekankan bahwa pemilihan sepeda motor bagi perempuan memiliki parameter yang spesifik. Menurutnya, aspek desain memang krusial untuk menunjang penampilan, namun kemudahan handling dan bobot kendaraan harus menjadi prioritas utama. “Dengan motor yang ringan dan mudah dikendalikan, pengendara perempuan diharapkan lebih gesit dalam bermanuver, terutama saat menghadapi kepadatan lalu lintas di berbagai titik di Bali,” ujarnya.
Salah satu poin penting yang disoroti adalah faktor ergonomi, yakni tinggi jok motor yang ideal berkisar antara 740 hingga 750 mm. Standar ini direkomendasikan agar kaki pengendara dapat menapak sempurna di aspal, menghindari posisi "jinjit" yang berisiko mengurangi keseimbangan saat berhenti. Stabilitas ini menjadi kunci utama bagi para perempuan untuk merasa lebih percaya diri dan tetap fokus menghadapi dinamika jalan raya yang sering kali tak terduga.
Selain faktor fisik kendaraan, efisiensi bahan bakar dan biaya perawatan juga menjadi pertimbangan ekonomis yang tidak kalah penting bagi "Kartini modern". Motor dengan kapasitas mesin yang tepat cenderung lebih hemat BBM dan memiliki biaya servis rutin yang terjangkau. Astra Motor Bali menyarankan agar pemilihan unit disesuaikan dengan profil aktivitas, baik bagi ibu rumah tangga yang membutuhkan ruang penyimpanan barang, maupun pekerja kantoran dengan mobilitas tinggi setiap harinya.










