Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua Umum Panitia Kejuaraan, Gede Supriatna, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kepercayaan menjadikan Buleleng sebagai tuan rumah. Menurutnya dipilihnya Buleleng sebagai tuan rumah menjadi sebuah kehormatan besar. Selain mendorong perkembangan olahraga, kegiatan ini juga berdampak positif pada promosi pariwisata dan perekonomian daerah.”Dengan peserta yang mencapai 600 orang dari 20 negara lebih, ditambah official dan keluarga, tentu akan meningkatkan tingkat hunian akomodasi di Buleleng. Mereka bukan hanya bertanding, tapi juga berlibur dan mengenal potensi daerah kita,” tegas Supriatna.
Sementara itu Ketua Umum KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja, memastikan kesiapan sarana dan prasarana terus dimatangkan bersama Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja.”Koordinasi dengan kampus dan federasi sudah berjalan. Venue, matras, karpet, hingga peralatan pendukung akan dibawa langsung dari federasi. KONI Buleleng siap mendukung, termasuk membantu penggalian dana dan koordinasi dengan instansi terkait. Kami ingin memastikan pelaksanaan berjalan sukses dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya sport tourism,”jelas Wiratmaja.
Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 akan mempertandingkan 44 nomor, terdiri dari 29 nomor seni dan sisanya nomor laga. Ajang ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan olahraga beladiri, sekaligus memperkuat citra Buleleng sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah event internasional. @gus










