“Sweet Seventeen” Saatnya SMKS Teknas Menjadi Tujuan

IMG-20260211-WA0011
Puncak hari jadi ke-17 tahun Sekolah Menengah Kejujuran Swasta (SMKS) Teknologi Nasional Denpasar, Selasa (10/2/2026).

DENPASAR-fajarbali.com | Di tengah tantangan yang tidak mudah di dunia sekolah menengah kejuruan, SMKS Teknologi Nasional (Teknas) Denpasar mampu mempertahankan eksistensinya yang kini memasuki usia manis 17 tahun atau "sweet seventeen".

Puncak hari jadi ke-17 SMKS Teknas tahun 2026 ini dirayakan pada Selasa (10/2/2026) di halaman sekolah Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan HUT SMK Teknas kali ini dilaksanakan sangat meriah dan powerful, yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba eksternal tingkat SMP, donor darah, kreativitas siswa dan juga dimeriahkan artis ternama Bagus Wirata serta hiburan DJ.

Dengan mengusung tema Grow Up, Glow Up dan Go Beyond menunjukkan bahwa SMK Teknas semakin tumbuh dan bersinar namun tidak cepat berpuas diri. SMK Teknas senantiasa ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Menurut Kepala SMKS Teknas Denpasar, Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., secara psikologis usia 17 tahun telah memasuki masa transisi remaja menuju dewasa. Jika dilihat dari perjalanan sekolah, tentu pencapaian SMK Teknas sudah sangat luar biasa. Namun, dengan capaian tersebut SMK Teknas tidak cepat berpuas diri. Terlebih, kebutuhan transformasi industri yang semakin hebat, sehingga menuntut inovasi dari lembaga pendidikan.

“Jadi, kita harus benar-benar siap dengan sdm yang kompetitif kedepannya. Di usia yang ke-17 tahun, SMK Teknas semakin dikenal, jumlah siswanya pun terus meningkat, dan dari sisi prestasi pencapaiannya sangat luar biasa. Untuk kedepannya, tentu program-programnya lebih baik lagi dari sebelumnya,” kata Agek, sapaannya.

Guna menjawab persaingan lulusan yang semakin ketat, Agek menjelaskan, bahwa SMK Teknas sudah melaunching program GEMA TEKNAS. GEMA TEKNAS merupakan program guru dan mitra industri mengajar di SMK Teknas, dimana setiap dua bulan sekali guru industri mengajar di SMK Teknas, yang dilanjutkan dengan guru produktif.

BACA JUGA:  Universitas Udayana Terima Kunjungan Griffith University, Australia

“Program ini tentu akan membentuk proses dan output yang sangat luar biasa. Karena, kebutuhan industri itu nyata terimplementasi di pembelajaran sekolah,” imbuhnya.

Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Dr. AAN. Eddy Supriyadinata Gorda menyatakan, bahwa mengacu pada tema yang diangkat pada hut kali ini, merupakan konsep yang sangat luar biasa dalam konteks mencari siswa dan meningkatkan kualitas pembelajarannya. Sehingga ke depan, SMK Teknas tidak lagi berkiblat pada kuantitas, melainkan pada kualitas.

“Saran saya sangat sederhana, mending sedikit lebih baik dari pada lebih baik sedikit. Sehingga, nanti SMK teknas bukan lagi menjadi pilihan melainkan menjadi tujuan. Saya pikir SMK Teknas sudah bagus semenjak dipimpin oleh ibu Agek. Mudah-mudahan ibu Agek bisa mewujudkan grow up, glow up dan go beyond bagi SMK Teknas,” tegas Eddy Gorda.

Sebagai bentuk dukungan Yayasan terhadap SMK Teknas, pihaknya berupaya untuk menyejahterakan dan meningkatkan kualitas guru-guru. Salah satunya dengan mendorong guru SMK Teknas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Para pemenang dari berbagai kategori lomba juga diberikan hadiah berupa uang pembinaan, piagam, piala serta voucher khusus jika peserta dari jenjang SMP itu melanjutkan pendidikannya di SMKS Teknas Denpasar.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top