“Suzuki City Rally 2018” Ajak Komunitas Perempuan Memahami Lebih Baik Mengenai Defensive Driving

 

 

Defensive driving merupakan cara mengemudi yang bertujuan menyelamatkan jiwa, waktu dan biaya dengan menghindarkan masalah yang disebabkan oleh diri sendiri maupun orang lain dengan mengedepankan perilaku baik selain menguasai teknik dan kemampuan saat berkendara. Perilaku tersebut meliputi: tidak terlibat, tidak menjadi pemicu, tidak menjadi penyebab dan tentunya mengutamakan keselamatan saat berkendara. Dengan menerapkan defensive driving, pengemudi dapat mencegah resiko kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kesalahan manusia (human error).

Dalam materinya, Sony Susmana menjelaskan bahwa dalam defensive driving ada sepuluh prinsip yang perlu diketahui oleh pengendara, yaitu: bekali diri dengan pengetahuan tentang kendaraan, tahu dan patuhi aturan lalu lintas, selalu waspada, bersiap untuk menghadapi segala situasi, ambil keputusan yang tepat, terampil mengendalikan kendaraan, sabar, kooperatif, santun, dan hindari mentalitas “aku vs mereka” saat berada di jalan. Dengan mengetahui kesepuluh prinsip defensive driving, pengemudi akan lebih paham fungsi fitur-fitur keselamatan yang ada pada kendaraan dan dapat menggunakan dengan semestinya.

Kesepuluh prinsip defensive driving dapat diterapkan dengan menaati “golden rule”, di mana pengemudi harus waspada terhadap kecerobohan yang dilakukan oleh pengemudi lain dan menghindari amarah yang berlebihan saat menghadapi kecerobohan pengemudi lain. Maka dengan menaati “golden rule” tersebut, pengemudi dapat menciptakan situasi yang lebih aman, terhindari dari stres yang tidak perlu, merasa nyaman tiap kali melakukan hal yang benar, dan pada akhirnya ketiga hal tersebut akan memancarkan inner beauty pengendara.(Sud).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top