Salah satu upaya yang dikerjakan ialah Benih jagung hibrida unggul dengan merek ‘Goak Poleng’ yang hari ini ditanam di Hutan Kota Singaraja.”Kolaborasi dan Kepala Dinas Pertanian dan Bapak Kapolres sudah bisa membuat sebuah inovasi bibit jagung hibrida ini. Kalau 4 bulan ke depan ini bagus benihnya, ini akan di kita sebarkan ke seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Buleleng dan membangkitkan kembali lahan-lahan tidur," papar Sutjidra.
Lebih lanjut, Sutjidra menambahkan bahwa ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat Kabupaten Buleleng harus semakin serius dikerjakan. Dengan dukungan pihak-pihak lain seperti Bulog, kebutuhan pangan pokok di Buleleng senantiasa bisa dipenuhi. Namun dengan banyaknya masyarakat, upaya kemandirian pangan harus semakin diintensifkan. Tidak hanya dalam segi kuantitas namun juga menyediakan pangan berkualitas bagi masyarakat.”Kemandirian pangan baik itu dari jumlah nya, kualitasnya, kemudian yang yang paling penting itu kesinambungannya. Jadi berkelanjutan ya. Jangan sampai sekarang saja terpenuhi tapi ke depan nah mandek lagi. Kita mengajak seluruh Forkopimda, juga masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi memikirkan kelanjutan kemandirian pangan di Buleleng bisa tercapai,”tandasnya. @gus










