Supriatna Tegaskan Festival Sebagai Ajang Promosi Pariwisata Buleleng

DSC08235
Gede Supriatna

Wabup Supriatna mengatakan bahwa Lovina Festival 2025 menjadi contoh nyata bahwa promosi pariwisata melalui festival bisa dilaksanakan secara cerdas tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini perlu diluruskan mengingat pasti ada pro dan kontra terkait penyelenggaraan festival di masyarakat.”Sebagai contoh kegiatan ini benar-benar tidak menggunakan anggaran dari APBD Buleleng,”kata dia.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada para sponsor, terutama pelaku usaha pariwisata yang dikomandoi oleh Nyoman Arya Astawa dan Mr. Roland, yang telah mendukung penuh Lovina Festival 2025 sehingga bisa digelar tanpa dana dari APBD. Termasuk kerja keras dari para panitia dan seluruh insan-insan pariwisata di Kawasan Lovina.”Dengan spirit kebersamaan, bersinergi dengan pemerintah,”ungkap Supriatna.

Dampak ekonomi dari promosi melalui festival ini pun dirasakan langsung. Ketua Panitia Lovina Festival 2025 sekaligus Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara dalam laporannya menyebutkan pengunjung mencapai 20.000 orang lebih. Ini berarti melampaui target kunjungan. Penjualan UMKM diprediksi tembus Rp600 juta, dan tingkat hunian hotel di kawasan Lovina mencapai rata-rata 85%, bahkan 100% untuk hotel favorit.”Ini bukan sekadar ajang hiburan melainkan wujud komitmen kita untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan seni budaya Buleleng. Sekaligus mendorong roda perekonomian,”sebutnya. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top