Lebih lanjut ia menyampaikan, pariwisata merupakan sektor unggulan dan sebagai sumber pendapatan Kabupaten Badung sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus untuk terwujudnya sustainable tourism dan quality tourism. Dikatakan, event Festival Bahari ini dimaksudkan untuk melakukan Re-Branding Destinasi Pantai Samigita melalui Festival Bahari 2023.
Selain Itu, melalui gelaran ini, pihaknya juga mengajak beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah menjalin kerjasama di bidang Kepariwisataan dengan Pemerintah Kabupaten Badung untuk ikut berpartisipasi dalam event ini. Event ini juga bertujuan, menyakinkan khayalak dunia bahwa pariwisata di kawasan Samigita telah bangkit dan layak untuk dikunjungi pasca revitalisasi pantai serta pasca Covid-19. Selain itu juga sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi Samigita dan Kabupaten Badung pada umumnya, serta menciptakan event tahunan yang bertaraf internasional dan diharapkan dapat menjadi ikon pariwisata Kabupaten Badung.
Selama ini kata dia, gelaran Festival Bahari yang sebelumnya digelar tersebar di beberapa lokasi di Badung, untuk tahun ini dipusatkan di Kuta. Karena pihaknya ingin me re-branding kembali destinasi pantai Samigita dengan apa yang telah dilakukan, yakni penataan-penataan atau revitalisasi yang sudah dilakukan.
"Ini kita tampilkan untuk menunjukkan wajah kita setelah penataan yang baru. Besar harapan kita ini bisa menjadi ajang promosi. Dan ajang festival bahari kedepan, pasti kita akan gelar di masing masing kecamatan," terangnya.










