Menurut Agus dari hasil pengecekan oleh tim medis Puskesmas Banjar satu ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya saja ditubuh korban ditemukan tanda bekas luka dibagian leher serta dikemaluan korban keluar cairan kencing. Dari hasil penyelidikan sebelum korban melakukan aksi nekat itu, korban sempat mengalami cekcok dengan suaminya Ida Bagus Kade Wibawa dan setelah itu Wibawa meninggalkan korban untuk pergi berjaga di Posko gotong royong penanganan Covid 19 yang ada di Dusun Munduk.”Dari hasil penyelidikan dimana korban sempat mengalami cekcok dengan suaminya. Setelah cekcok, suami korban kemudian meninggalkan korban untuk pergi ke posko gotongroyong penanganan Covid 19 yang ada di Dusun Munduk,”tutur Agus.
Dari peristiwa itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti selendang warna hijau yang dipergunakan korban menggantung dirinya.”Dari barang bukti kita sudah mengamankan satu buah selendang berwarna hijau yang dipergunakan korban menggantung diri,”tutupnya sembari menjelaskan kalau pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya lagi syok. (ags).










