Stok Oksigen Menipis, Bupati Tamba Lakukan Pengecekan

NEGARA-fajarbali.com | Kondisi stok oksigen di RSU Negara mulai menipis, mendapat respon dan atensi dari Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Usai keliling menyerahkan beras kepada warga dan pedagang kecil yang terdampak Covid-19, Bupati tamba mengatakan Selasa (20/7), pemerintah berusaha supaya stok oksigen untuk medis teruntuk khusus RSU Negara supaya tetap ada dan tersedia.

Pihaknya juga sudah berusaha berkoordinasi dengan provinsi , agar stok oksigen di RSU Negara tetap tersedia. Pihaknya sudah berkoordinasi, barang stok oksigen sudah meluncur ke RSU Negara. Menipisnya tabung oksigen sekarang ini, salah satu faktornya karena adanya peningkatan pasien covid-19.



Baca Juga :

Bupati Tamba Serahkan Hewan Qurban

Perbankan Dan Jasa Keuangan Lainnya Diminta Berlakukan Relaksasi Bagi Nasabah


Mengingat hal itu, pihaknya selalu waspada terhadap virus Covid-19, agar tetap taat terhadap prokes. Pihaknya sudah terus berusaha untuk mencegah dan mengantisipasi supaya tidak terjadi penularan lebih luas. “Kami tekankan supaya masyarakat tetap waspada dan tetap patuhi protokol kesehatan. Harapan kami, ayo patuhi prokes, ” ujar Bupati Tamba kemarin. 

Terkait itu, Plt Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Oka Indrawati, Selasa (20/7) mengatakan kebutuhan oksigen sejak sepekan ini memang terjadi peningkatan cukup tinggi.Banyak pasien selama ini tidak hanya pasien Civid-19 , tetapi pasien lainnya juga ada yang memerlukan. Tapi setelah tejadi peningkatan, kebutuhan oksigen dalam sehari bisa sampai memerlukan satu ton oksigen, berbeda sebelumnya biasanya hanya tiga hari memerlukan satu ton oksigen. Hal ini menyebabkan pasokan oksigen harus lebih banyak. Tak hanya itu, masalah lainnya ruang kamar jenazah di RSU Negara sudah mulai penuh, sehingga perlu langkah cepat menangani. (prm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

95,6 Persen Korban Meninggal Terpapar Covid -19 Belum Divaksin

Sel Jul 27 , 2021
NEGARA – fajarbali.com | Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyebut kasus kematian akibat virus covid-19 di Jembrana   sebagian besar  belum menerima vaksinasi.Dari data yang dipegangnya, sejak 23 juni 2021 hingga 18 Juli 2021 sebanyak 23 orang warga Jembrana meninggal terkonfirmasi Covid-19,  22 orang diantara yang meninggal itu belum mendapatkan […]