STIMI Handayani Pelopor Hadapi Era VUCA

0e38583e-6e29-469e-839b-d9e444d978ca

Untuk kegiatan Seminar Prosiding, sekarang  pihaknya melibatkan 7 orang penulis yang berasal dari luar kampus STIMI Handayani Denpasar. Sedangkan, penulis dari STIMI Handayani Denpasar tidak ditampilkan, lantaran sudah biasa dilakukan di Kampus STIMI Handayani Denpasar.

"Kita ingin introduce kepada masyarakat dan mahasiswa, bahwa ada teman-teman dosen lainnya yang juga tertarik dengan kegiatan kita, sehingga kita serap ilmunya dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Kali ini, lanjutnya Seminar Prosiding lebih menekankan VUCA yang artinya suatu era ketidakpastian, kompleksitas, kebingungan dan seterusnya sehingga ilmu manajemen harus bisa mengambil peran dan kemampuannya, untuk bisa menjadi 'solving the problems'.

"Nah, kita ingin relevansi ilmu manajemen sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen, ahlinya ilmu manajemen, katakanlah begitu, maka kita harus selalu mendesiminasikan gagasan-gagasan yang logis, sehingga kita bisa betul-betul menunjukkan, bahwa kampus adalah pusat tempat orang berpikir, tempat orang NOmelakukan riset yang menghasilkan ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat," paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan kebijakan dengan memberikan insentif bagi mereka yang riset dan ditampilkan melalui jurnal apalagi  jurnal internasional, maka mereka diberikan suatu dorongan insentif.

"Walaupun kita tidak bisa bilang kita bayar, agar mereka bisa semangat dan tidak ragu untuk meneliti hanya karena dananya tidak ada, minimal kita bantu penelitian tersebut," tambahnya.

Untuk itu, hasil penelitian ini akan diakses oleh masyarakat, karena pihak STIMI Handayani Denpasar akan mencantumkan dalam Prosiding.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top