Para lulusan, lanjut Nesa, Skagrisba selain melanjutkan ke perguruan tinggi, banyak siswsa juga yang sudah terserap didunia kerja. Bahkan ada juga yang membuka usaha sendiri.
Sementara Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Kabupaten Badung, Dr. I Made Gde Putra Wijaya, SH., MH., mengatakan pihaknya akan terus memberi dorongan atau motivasi kepada pengelola untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.
"WSkarisba mampu meningkatkan prestasi dan diupayakan mencari dukungan pada semua pihak, baik pada pemerintah, swasta maupun kepada orang tua murid, agar lulusan terserap didunia industri dan dunia usaha," terangnya.
Putra Wijaya juga berharapan agar para lulusan Skagrisba mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau membuka usaha. Sesuai dengan motto Skagrisba yaitu bekerja, belajar dan membuka usaha.
Untuk diketahui, adapun peraih nilai tertinggi dari masing-masing jurusan diraih oleh Ni Made Rai Lestari dari jurusan Akomodasi Perhotelan, dengan perolehan nilai 286,5, sedangkan peraih nilai tertinggi jurusan Tata Boga diraih oleh I Putu Gede Suadnyana, dengan perolehan nilai 266,5 dan yang terakhir nilai tertinggi dari jurusan Teknologi Informatika diraih oleh Ni Putu Ayu Sukma Dewi dengan perolehan nilai 237,5.
"Ketiga peraih nilai tertinggi ini diberikan reward atau penghargaan, disamping juga mereka yang meraih prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik," tandasnya.










