Untuk diketahui, SD Negeri 18 Dangin Puri Denpasar ini, secara konsisten bersama komunitas lingkungan yakni "Laksana Becik", terus mengajak siswa agar bijak mengelola limbah minyak jelantah. Melalui program yang digaungkan komunitas Laksana Becik, yakni 'Kelola Limbahmu, Tukarkan dengan Program Lingkungan', sekolah ini kini kembali membangkitkan keberadaan kebun edukasi.
Yang tentunya kebun edukasi terutama terkait keberadaan tanaman obat keluarga (Toga), sangat penting dikenalkan kembali kepada siswa. Mengingat di era digital seperti saat ini, sebagian besar siswa, sama sekali tidak tahu Toga ini.
Melalui kolaborasi ini, perwakilan dari Komunitas Laksana Becik, Putu Resa Kertas Wedangga menyampaikan, pihak di Laksana Becik sangat berharap, selain tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan, siswa juga bisa mengenal Toga, melalui pengembangan kebun edukasi di sekolah. Kedepan, pihaknya berharap, melalui program 'Kelola Limbahmu, Tukarkan dengan Program Lingkungan', semua sekolah yang ada di Denpasar dan Badung, bisa meniru apa yang telah dikembangkan di SD Negeri 18 Dangin Puri.
Melalui edukasi lingkungan yang menyasar siswa sekolah ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat agar selalu mengolah minyak jelantah dengan baik, dan tidak membuang sembarangan ke alam. Sesuai dengan tagline dari Laksana Becik yakni "Lingkungan Bersih, Untuk Masa Depan", pihaknya ingin terus hadir di tengah masyarakat dan mengajak untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih demi masa depan generasi bangsa.W-004










