Siswa SDN 18 Dangin Puri Manfaatkan Sampah Botol Plastik Menjadi Sofa, Juga Diajarkan Berwirausaha Hijau

IMG-20231105-WA0013
Siswa SDN 18 Dangin Puri saat memanfaatkan sampah botol plastik menjadi sofa

 

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Sekolah Dasar (SD) Negeri 18 Dangin Puri, Denpasar, terus menggaungkan program kepedulian lingkungan. Bahkan, untuk menumbuhkan karakter siswa agar selalu peduli terhadap lingkungan, melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), siswa diajak untuk memanfaatkan sampah botol plastik, menjadi barang bermanfaat seperti sofa. Seperti yang dilakukan Siswa kelas 4 SD Negeri 18 Dangin Puri.

Ditemui di sekolah setempat, Komang Edi Semartama, selaku Guru Kelas 4 SD 18 Dangin Puri, untuk P5, pihaknya mengambil proyek pembuatan sofa dari botol plastik. Pembuatan sofa ramah lingkungan ini dilatarbelakangi adanya permasalahan sampah di lingkungan terdekat siswa, baik di lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat atau di rumahnya. Melalui proyek ini, pihaknya mengajak siswa untuk berperan aktif, berkontribusi ikut mencarikan solusi-solusi tentang masalah sampah tersebut, dengan membuat sofa ini. 

"Jadi tujuan dari proyek ini adalah untuk menumbuhkan karakter siswa sejak dini, agar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena dengan membuat sofa ini, siswa bisa mengurangi sampah botol plastik, sampah plastik, sampah kertas, bahkan sampah kain yang ada di lingkungan sekitar. Ini yang perlu kita tumbuhkan sejak dini," kata Edi, saat ditemui di sekolahnya Sabtu (4/11).

 

Selain memanfaatkan sampah menjadi barang berguna, melalui proyek ini, pihaknya juga mengajak siswa untuk belajar menjadi pengusaha, terutama pengusaha yang peduli terhadap lingkungan, yang sering disebut dengan green entrepreneur (Berwirausaha Hijau). Dengan demikian, sejak kecil siswa ini nantinya bisa mengenal, ternyata sampah itu bisa dimanfaatkan menjadi barang-barang, bahkan bisa menghasilkan uang. "Jadi mereka juga belajar kedepannya dalam kehidupan bermasyarakat, siswa bisa belajar mengolah sampah, bahkan menjadi pengusaha yang peduli terhadap lingkungan," harap Edi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top